ROAH GUBUK KELURAHAN PRAYA DI KAMPUNG TIWU BOKAH
Minggu, 6 September 2026 — Kelurahan Praya melaksanakan kegiatan Roah Gubuk Kelurahan Praya yang dipusatkan di Kampung Tiwu Bokah, Minggu (6/9). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, Direktur Umum PDAM Adi Tirta, Kepala BAPENDA Kabupaten Lombok Tengah, Babinkamtibmas, para Kepala Lingkungan (Kaling), Ketua RT, Warga Peduli Lingkungan (WPL), serta seluruh masyarakat Kelurahan Praya.Kegiatan Roah Gubuk menjadi momentum kebersamaan masyarakat Kelurahan Praya dalam mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan hiburan dan pelayanan bagi masyarakat.
Suasana semakin semarak dengan adanya berbagai pertunjukan tarian, seni pertunjukan, serta penampilan band Kaling yang menghibur warga yang hadir.Selain hiburan, kegiatan juga diramaikan dengan UMKM masyarakat Kelurahan Praya yang turut menampilkan berbagai produk dan usaha masyarakat. Kehadiran UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung dan memperkenalkan potensi ekonomi masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Bapenda Kabupaten Lombok Tengah juga membuka layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi masyarakat. Warga yang melakukan pembayaran PBB juga mendapatkan kesempatan memperoleh hadiah gratis yang telah disediakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman dan pembagian hadiah bagi para juara lomba olahraga yang telah dilaksanakan selama sebulan penuh dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai perlombaan tersebut sebelumnya telah menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Kelurahan Praya dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Melalui kegiatan Roah Gubuk ini, Kelurahan Praya tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi, kebersamaan, partisipasi masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi lokal.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan antusiasme masyarakat hingga seluruh rangkaian acara selesai.





